Pabrik Pil Koplo Digerebek Polisi, Bupati Sleman Minta RT/RW Perketat Pengawasan Lingkungan

Priyo Setyawan
Bupati Sleman Kustini. (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.idBupati Sleman Kustini minta kepada pengurus RT dan RW untuk mengawasi kegiatan masyarakat di lingkungan sekitarnya. Kejadian pabrik obat terlarang yang dibongkar polisi di Pelemgurih, Banyuraden, Gamping, Sleman tidak boleh terulang lagi. 

“Bisa dikatakan kami kecolongan, makanya RT dan RW harus bersama-sama mengawasi lingkungan,” kata Kustini, Selasa (28/9/2021). 

Kustini meminta kepada pengurus RT dan RW lebih jeli terhadap kehadiran warga pendatang, termasuk aktivitas mereka yang melakukan sewa ruang usaha. Kegiatan ronda harus diintensifkan untuk bisa memantau kondisi di setiap wilayah RT. 

Informasi yang masuk, lokasi pabrik selama ini sepi dan jauh dari permukiman penduduk. Warga sekitar juga tidak tahu persis kegiatan di tempat itu. Bahkan para pekerja juga tidak ada yang berinteraksi dengan warga, karena aktivitasnya banyak dilakukan pada malam hari.  

“Saya sudah kroscek, memang warga tidak ada yang tahu untuk apa, Tahunya hanya ada kendaraan keluar-masuk saat malam hari. Jadi tidak banyak warga yang tahu,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Banyumas, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Ratusan Pencari Kerja Padati Job Fair di SMK Muhammadiyah Gamping Sleman

57 tahun lalu

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Pemkab Sleman Bagikan Traffic Cone ke Sekolah

57 tahun lalu

Harga Sembako Merangkak Naik, Disperindag Sleman Gelar Pasar Murah

57 tahun lalu

Blusukan di Pasar Pakem, Bupati Sleman Kustini Pastikan Stok Sembako Aman Jelang Nataru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal