Nilai Kompensasi Terlalu Murah, Warga Tolak Ganti Rugi Lahan KA Bandara YIA

Kuntadi
Suasana saat musyawarah ganti rugi lahan untuk jalur KA Bandara YIA di Balai Desa Kaligintung. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Musyawarah penetapan ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan jalur Kereta Api (KA) akses Bandara YIA tak menemui kata sepakat, Rabu (6/11/2019). Warga terdampak asal Desa Kaligintung, Kecamatan Temon, Kulonprogo, memilih meninggalkan lokasi musyarawah karena menilai besaran kompensasinya terlalu murah.

“Kami terpaksa bubar karena warga hanya diminta menerima atau menolak. Tidak ada musyawarah harga,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat Ali Bahroji.

Menurutnya, warga yang datang dalam pertemuan merupakan pemegang undangan. Mereka kemudian diminta untuk menemui tim appraisal yang sudah menunggu. Dari sana mereka diminta menandatangani berkas acara ganti rugi yang nilainya telah ditetapkan. Hanya saja nilai tersebut jauh di bawah angka pasaran.

“Harapan kami ada musyawarah. Harganya ini terlalu murah,” katanya.

Dia mengungkapkan, warga sebenarnya sangat mendukung rencana pembangunan jalur KA bandara yang melewati lahan mereka. Warga juga merelakan tanah dan rumah mereka tergusur.

Kendati demikian, mereka menginginkan agar kompensasi yang diberikan setimpal. Besaran harus disesuaikan dengan nilai pasar dan sisi kemanusiaan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
10 jam lalu

Tragis! Driver Ojol Tewas Terpental Ditabrak Kereta saat Antar Pesanan di Pasuruan

7 hari lalu

Berjalan di Atas Rel, Pria Tewas Tertabrak KA Sangkuriang di Sidoarjo 

11 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Kulonprogo, 1 Orang Luka-Luka

21 hari lalu

Mengerikan! Truk Towing Bermuatan Alat Berat Meluncur Mundur Tabrak Masjid di Kulonprogo

31 hari lalu

Pemadaman Listrik di Sekitar Stasiun Gubeng, Kereta Api Tetap Berjalan Normal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal