Minyak Goreng Curah di Pasar Tradisional Gunungkidul Langka, Ini Kata Dinas Perdagangan

Kismaya Wibowo
Antara
Minyak Goreng (Foto: ilustrasi)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul mengakui adanya kelangkaan minyak goreng curah di pasar tradisional. Hal ini terjadi karena pasokan dari distributor yang tidak lancar. 

Kasi Distribusi Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul Sigit Haryanto mengatakan, persediaan minyak goreng curah minim karena rendahnya permintaan. Kondisi ini diperparah dengan distribusi yang kurang lancar.

“Laporan dari petugas di lapangan, distribusi minyak goreng curah kurang. Meski langka tetapi tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” katanya, Rabu (23/3/2022). 

Hasil survei Dinas Perdagangan saat akan menggelar operasi minyak goreng curah, minat warga menggunakan produk itu kurang. Kondisi ini menjadikan operasi pasar minyak goreng curah urung dilaksanakan. Masyarakat memilih menggunakan minyak goreng kemasan meski harganya lebih mahal. 
 
“Masyarakat menyadari minyak goreng kemasan memiliki kualitas yang lebih baik,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Gatak Grobogan, 20 Kios Milik Pedagang Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Bandung Meroket hingga Rp100.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal