Mengerikan, KKB Serang 2 Desa, 50 Warga Tewas

Umaya Khusniah
Tentara Kongo dari Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo (FARDC). (Foto: Reuters)

YAOUNDE, iNews.id - Serangan brutal kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo (DRC) dan menewaskan 50 orang. Penyerangan mengerikan itu menimpa dua desa.  

Organisasi pengawasan atau monitoring, Kivu Security Tracker (KST) dalam tweetnya, Senin (31/5/2021) mengatakan, serangan itu terjadi di Desa Boga dan menewaskan 28 orang. Sementara serangan di Desa Tchabi merenggut nyawa 22 warga. 

Dikutip dari Anadolu Agency, salah satu korban tewas di Desa Tchabi merupakan istri kepala suku Banyali Tchabi. Jumlah korban tewas dalam sehari ini menjadi yang tertinggi yang pernah tercatat di Kongo. 

Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. Meski demikian kelompok pemberontak Uganda, Pasukan Demokratik Sekutu (ADF) disalahkan atas penyerangan itu. Ini karena wilayah tersebut sudah lama menjadi wilayah kekuasaan kelompok tersebut setahun terakhir. 

Untuk mengatasi kelompok bersenjata, Presiden Félix Tshisekedi mengerahkan pasukan untuk pengepungan di Provinsi Kivu Utara dan Ituri, yang berbatasan dengan Uganda, awal bulan ini.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Kronologi KKB Tembak 2 Warga Sipil di Yahukimo, Korban Dibuntuti 2 Pelaku Gunakan Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal