Membaca 5 Puisi Umbu Landu Paranggi, dari Apa Ada Angin di Jakarta hingga Ibunda Tercinta

iNews.id
Umbu Landu Paranggi bersama Emha Ainun Nadjib di Bali tahun 2017. (Foto: Istimewa)

4. Ibunda Tercinta


Ibunda Tercinta

Perempuan tua itu senantiasa bernama:
duka derita dan senyum yang abadi
tertulis dan terbaca jelas kata-kata puisi
dari ujung rambut sampai telapak kakinya

Perempuan tua itu senantiasa bernama:
korban, terima kasih, restu dan ampunan
dengan tulus setia telah melahirkan
berpuluh lakon, nasib dan sejarah manusia

Perempuan tua itu senantiasa bernama:
cinta kasih sayang, tiga patah kata purba
di atas pundaknya setiap anak tegak berdiri
menjangkau bintang-bintang dengan hatinya dan janjinya

5. Sabana

Sabana
memburu fajar
yang mengusir bayang-bayangku
menghadang senja
yang memanggil petualang

sabana sunyi
di sini hidupku
sebuah gitar tua
seorang lelaki berkuda

sabana tandus
mainkan laguku
harum napas bunda
seorang gembala berpacu

lapar dan dahaga
kemarau yang kurindu
dibakar matahari
hela jiwaku risau
karena kumau lebih cinta
hunjam aku ke bibir cakrawala

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

27 Puisi tentang Ramadhan 2025 yang Mendamaikan Hati

57 tahun lalu

11 Puisi Menyambut Bulan Ramadhan, Menyayat Hati dan Penuh Makna

57 tahun lalu

Sisindiran Sunda, Komunikasi Verbal Unik dengan Pesan Penuh Makna

57 tahun lalu

Puisi Gus Mus Singgung Politik Dinasti, Ganjar: Meluruskan Kondisi yang Bengkok

57 tahun lalu

Biografi Sapardi Djoko Darmono, Penyair Terkenal Indonesia Kelahiran Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal