Masyarakat Sering Buang Sampah di Sungai, Dispar Bantul: Jumlahnya Bisa 10 Kali Lipat dari Sampah Wisatawan

Yohanes Demo
Kondisi pantai Parangtritis masih banyak ditemukan sampah-sampah plastik. (Foto : iNews.id/Yohanes Demo)

BANTUL, iNews.id- Sektor pariwisata menjadi salah satu penyumbang sampah di Kabupaten Bantul. Saat ini pengelola wisata sudah banyak yang mulai sadar terhadap kebersihan dengan mengelola sampah yang dihasilkan wisatawan.

Meski demikian, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo tak menampik jika sampai saat ini masih ada sejumlah tempat wisata yang belum menerapkan hal tersebut. Alhasil, masih banyak sampah yang ditemukan di tempat-tempat wisata.

"Memang kesadarannya perlu di-upgrade. Kami tidak menampik kalau sektor pariwisata masih menghasilkan sampah. Tetapi, sampah dari wisatawan itu relatif kecil, hanya sekitar 4 sampai 9 ton," kata dia.

Dia menyebut justru sampah paling banyak yang ditemukan di tempat wisata, khususnya wisata yang dikelola oleh Pemda Bantul lebih banyak berasal dari aliran sungai yang masuk ke laut. Dia mengatakan bahwa, kebanyakan sampah di pantai adalah dari sungai. Hal ini akan semakin parah ketika masa pergantian musim.

"Terutama saat pergantian musim hujan. Sampah yang dari sungai masuk ke laut, kemudian balik lagi ke pantai. Jumlahnya bisa 40 sampai 100 ton hanya dalam seminggu," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang

57 tahun lalu

Nekat Mandi saat Ombak Besar, Kakak Adik Hilang Terseret Arus di Pantai Payangan Jember

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Jip Wisata Bromo Tabrak Tebing lalu Terguling, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur

57 tahun lalu

Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal