Masjid Pathok Negoro Plosokuning Sleman, Benteng Keraton Pelestari Sri Sultan HB I

Priyo Setyawan
Masjid Pathok Negoro Plosokuning Sleman bukti sejarah penyearan Islam di Yogyakarta. (Foto: MNC Portal/Priyo Setyawan)

“Karena memiliki nilai sejarah dan masih asli, (meski ada pengantian, namun untuk bentuk, tekstur dan warna sama), masjid ini ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya,” katanya.

Selain mempertahankan bangun,  Masjid Ploso Kuning hingga sekarang juga masih melestarikan tradisi budaya dan kesenian peninggalan Sri Sultan HB X. Yaitu budaya ruwahan, nyadran dan mauludan. Untuk kesenian, yakni shalawat dan barzanji (pujian-pujian kisah nabi Muhammad).

Dia menambahkan, Masjid Pathok Negara Plosokuning tersebut merupakan bagian dari desain besar berdirinya Keraton Yogyakarta. 

Desainnya berada di tengah Keraton, kemudian dikeliling benteng di ujung  barat,  timur,  utara dan selatan. Namun benteng bukan bangunan, melainkan berupa masjid yang diberi nama Pathok Negoro dengan imannya juga bergelar Pathok Negoro. 

“Warisan HB I di Masjid Pathok Negara Plosokuning, masih tetap dilestaikan,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Viral Mahasiswa Jepara Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Sleman, Sudah Sebulan Terparkir

57 tahun lalu

Pria di Sleman jadi Tersangka usai Kejar Jambret hingga Tewas, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Terbongkar! Sindikat Love Scamming Internasional Beroperasi di Sleman, 6 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal