Marak Kasus Pencabulan, Pemkab Sleman Siapkan Tim Pendamping Psikologi dan Hukum

Kuntadi
Bupati Sleman Kustini (Foto: iNews.id/Priyo Setyawan)

Kustini juga meminta pemangku kepentingan wilayah dan masyarakat untuk melakukan deteksi dini. Hal ini penting agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Deteksi dini harus ada, baik orang tua, lingkungan dan pemangku di wilayah itu sendiri. Jangan sampai kecolongan lagi,” katanya.

Kustini juga meminta kepada pemangku kepentingan dan masyarakat untuk ikut menjaga korban. Jangan sampai ada diskriminasi di masyarakat karena mereka juga tidak ingin menjadi korban pencabulan. 

Polresta Sleman dalam beberapa hari ini berhasil mengungkap kasus pencabulan. Bahkan ada oknum guru mengaji yang mencabuli santrinya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA

57 tahun lalu

Modus Bejat Kiai Ashari Terkuak, Santriwati Dirayu Hubungan Intim demi Sembuhkan Penyakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal