Marak Kasus Pencabulan, Pemkab Sleman Siapkan Tim Pendamping Psikologi dan Hukum

Kuntadi
Bupati Sleman Kustini (Foto: iNews.id/Priyo Setyawan)

SLEMAN, iNews.id - Bupati Sleman Kustini mengaku prihatin dengan banyaknya kasus pencabulan yang menimpa anak-anak di Sleman. Mereka akan menerjunkan tim pendamping bagi korban baik secara psikologi maupun hukum.  

"Kami sudah terjunkan tim untuk mendampingi secara psikologi dan hukum kepada korban hingga kasusnya selesai," kata Kustini, Kamis (11/5/2023). 

Tim pendamping ini sebenarnya sudah bekerja melakukan pendampigan terhadap korban begitu muncul indikasi kasus. Hingga akhirnya korban berani melaporkan kasus ini ke polisi.  

"Kami selalu mendorong korban dan kami dampingi untuk melaporkan ke polisi,” katanya. 

Kustini menyebut kasus pencabulan tidak bisa ditolerir. Apalagi sampai ada kasus yang dimaafkan. Apapun alasannya pelaku harus dihukum dengan berat agar jera dan kasus serupa tidak muncul lagi.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA

57 tahun lalu

Modus Bejat Kiai Ashari Terkuak, Santriwati Dirayu Hubungan Intim demi Sembuhkan Penyakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal