Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi Decardia untuk Pantau Risiko Kardiovaskular

Kuntadi
Aplikasi Decardia yang diciptakan mahasiswa UGM untuk memantau risiko penyakit kardiovaskular pada pasien diabetes. (Foto: IST)

Sementara cara kerjanya cukup sederhana. Pengguna cukup memasukkan beberapa aspek data penilaian berupa jenis kelamin, usia, kadar kolesterol, tekanan darah, dan status merokok atau tidak. Selanjutnya, data akan diolah oleh sistem sehingga muncul besaran risiko kardiovaskular.

Besaran risiko dibagi menjadi empat kategori, yaitu rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Setelah mengetahui besaran risikonya, aplikasi akan memunculkan edukasi kesehatan guna mengendalikan risiko tersebut.

“Aplikasi ini masih dalam tahap pengembangan. Harapan kami nantinya dapat segera dirilis di Play Store ataupun App Store sehingga dapat membantu dalam menurunkan serta mengendalikan risiko kardiovaskular penderita diabetes,” kata Nabhan Naufal.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UGM Memanas! Diskusi 3 Pejabat Negara Digerebek Massa, Budiman Sudjatmiko Dievakuasi

57 tahun lalu

Kebijakan Kita Goes to Campus di UGM, Mahasiswa Diajak Hidupkan Kembali Dialog Kritis

57 tahun lalu

Kemendagri Dorong Tabalong Ciptakan Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi

57 tahun lalu

Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, 2 Alumni UGM Siapkan Banding

57 tahun lalu

Sidang Gugatan CLS Ijazah Jokowi, Dosen UGM Jadi Saksi di PN Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal