Atas perbuatannya, petugas menjerat tersangka dengan pasal 111 Undang-Undang RI No 35 tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara dan juga Undang-Undang Kesehatan RI.
Terpisah, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, Triwarno Atmojo mengatakan Yogyakarta merupakan salah satu pasar narkoba di Indonesia. Pihaknya terus melakukan pemberantasan dan pencegahan.
Sebelumnya, awal bulan lalu BNNP membongkar penyelundupan sabu-sabu seberat 5,5 kilogram. Saat ini petugas masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap bandar dan jaringan pengedarnya.