Macet 7 Kilometer Warnai Arus Balik Wisatawan di Gunungkidul

erfan erlin
Pengunjung berjubel di kawasan Pantai Gunungkidul.(Foto : MPI/erfan erlin)

Arif mengakui jika sempat terjadi kemacetan di berbagai ruas jalan di Gunungkidul. Namun menurutnya volume kendaraan tidak identik dengan kapasitas jumlah wisatawan di destinasi. Namun kemacetan tersebut karena volume parkir juga terbatas.

Sejak Rabu (04/05/2022) siang, Jalan Wonosari-Baron terpantau padat oleh kendaraan. Situasi padat ini terjadi dari dua arah sekaligus, terutama di sejumlah titik. Dan kemacetan mewarnai jalur utama Wonosari-Jogja.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto juga mengatakan kepadatan lalu lintas (lalin) hari ini didominasi kendaraan wisatawan. kebanyakan wisatawan datang dari luar daerah. 

"Hal itu terlihat dari plat kendaraan yang melintas, di mana kebanyakan berasal dari Surakarta, Jawa Tengah (AD), kemudian Jakarta (B)," ujar dia.

Kepadatan kendaraan pun juga terlihat di depan Pintu Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron di Kapanewon Tanjungsari. Adapun TPR ini jadi tujuan utama bagi wisatawan yang hendak menuju pantai.

Dan Rabu sore, kendaraan mengular dari perempatan Patuk hingga Jembatan Bunder yang berjarak sekitar 7 kilometer. Petugas berusaha mengurai kemacetan dengan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif melalui Gunungapi Purba Nglanggeran.

"Di pertigaan Sambipitu kendaraan kami belokkan ke kanan arah Nglanggeran. Dari situ wisatawan bisa mengambil jalur Petir atau Surogeduk Munggur," kata dia.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang

57 tahun lalu

Nekat Mandi saat Ombak Besar, Kakak Adik Hilang Terseret Arus di Pantai Payangan Jember

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Jip Wisata Bromo Tabrak Tebing lalu Terguling, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur

57 tahun lalu

2 Wisatawan asal Karawang Tewas Tertimbun Longsor di Curug Cileat Subang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal