Mabes Polri Temukan Penerima Bansos Dobel Bantuan dalam Monitoring di Kebumen

Joe Hartoyo
Tim Mabes Polri melakukan monitoring penyaluran bansos di Kebumen. (foto: istimewa)

Menurutnya sistem pengawasan Bansos masih lemah. Pendamping PKH dan TKSK tidak cukup menjadikan program bansos berjalan dengan baik. Mereka ditunjuk dan digaji dari pusat, bukan menjadi kewenangan daerah. Hal ini menyulitkan penanganan ketika terjadi pelanggaran. 
 
“Harusnya pemerintah daerah juga diberi kewenangan dalam penyaluran bansos ini. Ke depan baik pendataan dan penyalurannya harus terintegrasi," katanya. 

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mendukung monitoring yang dilaksanakan Tim Mabes Polri. Dia ingin penyaluran bansos di Kebumen bisa lebih tertata dan transparan baik pendataanya maupun pengawasannya.

"Kami welcome, silakan. Ini dilihat, diawasi dan diberitahu apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah daerah agar penyaluran bansos ini bisa tepat sasaran, datanya tidak tumpang tindih, dan tidak ada penyelewengan,” katanya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kelelahan Menunggu Lama, Ibu di Cilegon Pingsan saat Antre Bansos

57 tahun lalu

Dipecat, Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Dibawa ke Mabes Polri Jakarta

57 tahun lalu

Ungkap Fakta Pembunuhan di Halmahera Tengah, Mabes Polri Turunkan Tim Khusus

57 tahun lalu

Polda Maluku Siapkan Batalyon Cadangan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

57 tahun lalu

Polri Kirim Pasukan Brimob ke Malut Redam Bentrok 2 Desa di Halmahera Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal