“Dari total empat titik kamera CCTV yang terpasang di lokasi, tidak ada satu pun yang mengarah ke titik kejadian. Kamera pengawas tersebut hanya menyorot area gerbang masuk, loket tiket, kolam bagian timur, dan area seluncuran (water slide),” ungkap Iptu Rita.
Setelah dilakukan proses administrasi dan pemeriksaan luar di rumah sakit, jasad SAA langsung dibawa menuju bandara. Jenazah korban diterbangkan dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Kulonprogo menuju ke Makassar, Sulawesi Selatan, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan udara ke Muna, Sulawesi Tenggara untuk diserahkan kepada pihak keluarga besar dan dimakamkan di kampung halamannya. Kasus kecelakaan wisata ini kini ditangani intensif oleh Polres Bantul.