Legalisasi Ganja Ramai Diperbincangkan, Begini Penjelasan Guru Besar Farmasi UGM

Kuntadi
Ilustrasi ganja untuk medis

CBD telah teruji klinis dapat mengatasi kejang. Namun terapi antikejang yang dibutuhkan adalah CBD-nya, bukan keseluruhan dari tanaman ganja. Karena kalau berujud tanaman ada kandungan THC yang akan menimbulkan berbagai efek samping pada mental.

“Dikatakan ganja medis, karena mengacu pada suatu terapi yang terukur dan dosis tertentu tidak asal mengonsumsi,” katanya. 

Zullies mengatakan, ganja bukanlah satu-satunya obat untuk mengatasi penyakit termasuk cerebral palsy.  Masih ada obat lain yang dapat digunakan untuk mengatasi kejang. Ganja adalah alternatif tetapu bukan pilihan pertama, karena karena ada aspek lain yang harus dipertimbangkan.
 
Zullies mengungkapkan obat yang berasal dari ganja seperti Epidiolex bisa menjadi legal ketika didaftarkan ke badan otoritas obat seperti BPOM dan disetujui untuk dapat digunakan sebagai terapi. Legalisasi tanaman ganja berpotensi terjadi penyalahgunaan.  

Penggunaan ganja medis ini dapat melihat dari obat-obatan golongan morfin yang berasal dari tanaman opium dan menjadi obat legal selama diresepkan dokter. Obat ini diindikasi untuk penyakit seperti nyeri kanker yang sudah tidak respon lagi terhadap analgesik. 

“Semestinya yang dilegalkan bukan tanaman ganjanya, tetapi obat yang diturunkan dari ganja dan telah teruji klinis dengan evaluasi yang komperehensif akan risiko dan manfaatnya,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Warga Bukittinggi Ditangkap Bawa Ganja 150 Kg di Agam Sumbar

57 tahun lalu

Polda Sumut Bongkar 3 Kasus Narkoba Sekaligus, Sita Sabu 72 Kg dan Ganja 151 Kg

57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

57 tahun lalu

Mengejutkan! Ladang Ganja Ditemukan di Pegunungan Mamberamo Tengah

57 tahun lalu

Ada-Ada Saja, 2 Pria di Kediri Tanam Ganja di Pot Rumah Berujung Masuk Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal