Kisah Berdirinya Pakualaman dan Sosok Raffles, Harta Keraton Yogyakarta Dijarah Inggris

Avirista Midaada
Puro Pakualaman Yogyakarta. (Foto: ist)

Saat bala tentara Inggris meninggalkan Yogyakarta, Sultan Hamengkubuwono II dan dua putranya, Mangkudiningrat dan Mertosono, serta seorang bupati juga diboyong ke Semarang. Sebuah perjalanan tahap pertama menuju tempat pengasingan. 

Di kapal fregat Inggris yang membawa mereka ke Pulau Pinang, terdapat dua putra Suro-Adimenggolo IV, Saleh dan Sukur yang akan pergi ke Kalkuta.

Kapal itu mengangkut 68 peti berisi uang sebanyak 408.414 dolar Spanyol dalam bentuk koin perak dan tembaga. Itu semua harta kekayaan Keraton Yogyakarta yang terkumpul selama 18 tahun berkuasa

Harta kekayaan ikut dibawa bersama Sultan Hamengkubuwono II menuju pengasingan. Namun harta itu bukan lagi miliknya yang dapat dipakai bersenang-senang. 

Peluh keringat kaum petani Jawa tanpa nama itulah yang sekarang menjadi barang rampasan penakluk asing yang menang perang.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Ditemani Cucu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Alam Ganjar Berkeliling Keraton Yogyakarta

57 tahun lalu

Warga Jogja Laporkan Ade Armando ke Polisi, Sultan HB X: yang Penting Saya Tidak Menyuruh

57 tahun lalu

Seniman Jogja Larung Foto Ade Armando di Sungai Gajah Wong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal