"Kita sedang dalami. Semuanya sedang kroscek informasi. Karena di Yogyakarta tidak ada pemeriksaan," ujar dia.
Menurut dia, informasi yang diterima justru dari media online. Pihak Kejari belum mendapatkan kabar pasti dari KPK.
"Kami tunggu kebenarannya. Katanya dengan pengusaha," jelasnya.