Kasus Covid-19 Plosokuning Jadi Klaster Baru di Sleman

Priyo Setyawan
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melakukan rapid test terhadap masyarakat untuk menekan penyebar Covid-19. (Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman)

Menurut Joko, secara umum terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Sleman pada minggu ini, di antaranya hasil dari tracking di masyarakat. Tracking ini untuk mengetahui kondisi kesehatan warga, sekaligus mencegah dan memutus mata rantai terjadinya penularan serta munculnya klaster baru Covid-19. Sehingga jika ada yang positif, langsung akan ada tindakan dengan cepat.

“Karena ini kami akan terus melakukan tracking ketat dan mengencarkan sosialiasi gerakan protokol kesehatan (prokes), yaitu pakai masker, cuci tangan di air mengalir dengan sabun dan jaga jarak,” ujarnya.

Secara akumulatif kasus positif Covid-19 di Sleman, Jumat (27/11/2020) hingga pukul 10.00 WIB, terkonfirmasi ada 2.530 orang (dirawat 549 orang, sembuh 1.939 orang, meninggal dunia 42 orang). Dari jumlah itu dengan gejala 533 orang dan tanpa gejala 1.997 orang.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal