“Kita hadir di sini ubtuk menjaga sejarah. Mari dari Yogyajarta kita selamatkan Indonesia dan sambut presiden baru,” kata Hidayat.
Hidayat juga meminta agar KPU dan Bawaslu menjaha netralitas agar kualitas dan hasil pemilu bisa memiliki legitimasi. KPU dan Bawaslu harus jujur dan tidak boleh ada kepentingan dari pihak mana pun.
“Kampanye di GBK tercatat sepanjang sejarah terbesar terbanyak,” ujarnya.
Hidayat juga mengingatkan agar jangan sampai ada money politics ataupun manipulasi pada Pilpres nanti. Prabowo sudah berkomitmen menjadi pemimpin yang ingin membawa Indobesia yang sejahtera, adil, dan makmur sesuai dengan Pancasila.