Jenazah Letda Inf Ryan Tiba, Keluarga: Dia Selalu Telepon Minta Doa saat Hendak Bertugas

erfan erlin
Janazah Letda Inf Ryan Alferio Putra Perdana di rumah duka. Almarhum gugur saat bertugas di Papua. (Foto : iNews.id/erfan erlin)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Keluarga Letda Inf Ryan Alferio Putra Perdana yang gugur saat tugas di Papua mengaku sangat terpukul dengan kepergian putra terbaik mereka. Bagaimana tidak, putra pertama dari 3 bersaudara ini beberapa kali mendulang prestasi.

Kerabat keluarga, Surahno saat ditemui di rumah duka mengatakan, almarhun Letda Info Ryan Alferio Putra Perdana adalah sosok yang baik. Letda Inf Ryan dikenal sebagai pemuda yang gigih belajar dan suka berolah raga. "Tidak pernah yang namanya berperilaku aneh-aneh," ujarnya.

Lurah Playen ini mengaku menjadi salah satu orang yang sangat terpukul dengan kepergian Letda Inf Ryan. Keluarga besar Ryan mengaku sangat kehilangan sosok yang ramah terhadap siapapun itu.

Selama bertugas di manapun, almarhum selalu menjalin komunikasi dengan keluarga. Hampir tiap pagi sebelum menjalani rutinitas tugas, almarhum selalu memberi kabar serta selalu meminta doa kepada ayahnya.

Putra Danramil Patuk, Kapten PHB Timotius Subanu ini disebut tiap pagi berkabar melalui seluler ke orang tua. Bahkan sebelum peristiwa memilukan itu terjadi, almarhum juga sudah sempat menghubungi keluarga.

"Kami peroleh kabar kecelakaan itu siang hari, lalu selang 15 menit kemudian baru bisa ditemukan. Mulanya kondisi denyut nadinya lemah. Sebetulnya sempat membaik, namun kemudian diinformasikan sore harinya meninggal dunia," tuturnya.

Surahno mengatakan, tugas pertama Letda Inf Ryan ditempatkan di Aceh. Setelah selesai dia kembali ditugaskan di Papua. Sebelum berangkat ke Papua ia sempat pulang ke Playen, Gunungkidul. Berdasar informasi yang dia terima, tugas di Papua selesai Desember lalu namun diperpanjang.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal