Gus Miftah Desak Pemerintah RI Tegur Presiden Prancis Macron karena Hina Islam

Kastolani Marzuki
Penceramah kondang Gus Miftah mendesak pemerintah RI untuk menegur Presiden Prancis Macron atas penghinaan terhadap umat Islam. (Foto: ist)

Gus Miftah menambahkan, kalau tidak ada langkah dari pemerintah RI, umat Islam di Indonesia justru akan curiga dengan pemerintah. “Supaya tidak ada anggapan pemerintah hanya memanfaatkan umat Islam untuk kepentingan politik belaka. Maka, pemerintah perlu bertindak cepat,” katanya.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memanggil Duta Besar Prancis di Jakarta Olivier Chambard terkait pernyataan Presiden Emmanuel Macron soal kartun Nabi Muhammad SAW.

Kemlu menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Macron di beberapa kesempatan, termasuk saat upacara pemakaman guru sejarah yang dibunuh karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada para siswanya saat memberikan materi kebebasan berekspresi.

"Kemlu telah memanggil Duta Besar Prancis hari ini. Dalam pertemuan tersebut kemlu telah menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam," ujar Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah, Selasa (27/10/2020).

Sejumlah negara muslim mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap kritis terhadap Islam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Weekend Story: Miftah Lepas Jabatan Utusan Presiden, Buah Pahit Rendahkan Orang Lain

57 tahun lalu

7 Fakta Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden usai Permalukan Pedagang Es Teh

57 tahun lalu

Gus Miftah Mundur: Saya Hormat ke Presiden Prabowo dan Seluruh Masyarakat

57 tahun lalu

Mundur dari Utusan Khusus Presiden, Gus Miftah: Bukan karena Ditekan

57 tahun lalu

Pernyataan Lengkap Gus Miftah Mundur dari Utusan Khusus Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal