Menurut Hemas, keputusan untuk berhenti dalam pencalonan DPD justru menjadi bumerang. Dalam berbagai kesempatan, baik masa reses maupun pertemuan dengan kelompok masyarakat dirinya selalu diminta untuk kembali maju memperjuangkan rakyat DIY. "Visi saya saat ini ingin menjadikan generasi Istimewa untuk Indonesia," tandasnya.
Dia mengatakan, saat ini banyak generasi muda di Yogyakarta yang kreatif dan inovatif. Tidak hanya produk kerjinan tangan, namun juga produk animasi. Hal ini akan didorong agar mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan ini juga dideklarasikan tim pemenangan GKR Hemas yang diketuai Rani Sjamsinarsi yang merupakan mantan Sekda DIY, bersama dengan koordinator Sekber Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putro. Tim ini juga melibatkan kepengurusan di lima kabupaten/kota.
Pada Pemilu 2014 lalu, GKR Hemas mampu meraih suara hingga lenbih dari satu juta suara. Angka ini sekitar 50 persen dari seluruh daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di DIY. "Target besok harus bisa 51 persen," tandas Rani Sjamsinarsi.