Gelombang Tinggi Landa Perairan DIY, Ratusan Nelayan Pantai Selatan Bantul Nganggur

Kuntadi
Perahu nelayan Bantul diparkir karena ada gelombang tinggi (foto; ilustrasi)

BANTUL, iNews.id - Ratusan nelayan di Pantai Selatan Bantul terpaksa berhenti melaut, setelah gelombang tinggai melanda perairan selatan DIY. Sejumlah nelayan berusaha mencari ikan dengan menggunakan jaring eret.

Ákibat cuaca ekstrem, ratusan perahu nelayan ini hanya diparkir di lokasi yang aman. Sejak libur Natal nelayan sudah berhenti melaut karena gelombang tinggi dan angin yang cukup kencang. Padahal prediksi dari BMKG cuaca ekstrem akan terjadi hingga bulan depan. 

“Ombaknya besar, tidak ada yang berani melaut terlalu berbahaya,” kata Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45, Pantai Depok, Bantul, Sutarlan, Rabu (1/4/2022). 

Akibat tidak ada nelayan yang melaut, pasokan ikan di tingkat pedagang menipis. Stok ikan banyak didatangkan dari Cilacap atau Semarang. Padahal Pantai Depok terkenal dengan kuliner ikan lautnya.  

”Harga ikan melonjak seperti Cakalang, dari Rp25.000 naik menjadi Rp40.000 per kilogram,” katanya.   

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Resmi Dibuka Kembali usai Tutup 5 Bulan

57 tahun lalu

Cuaca Ekstrem di Cilacap, 17 Rumah Warga Rusak akibat Hujan Deras dan Angin Kencang

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal