Gegara Terlalu Mahal, Taiwan Batal Borong Helikopter Anti-Kapal Selam dari AS

Anton Suhartono
Gegara terlalu mahal, Taiwan akan membatalkan pembelian helikopter tempur anti-kapal selam dari AS. (Foto : Reuters)

TAIPEI, iNews.id - Gegara terlalu mahal,  Taiwan akan membatalkan pembelian helikopter tempur anti-kapal selam canggih dari Amerika Serikat (AS). Taiwan sebelumnya berencana membeli 12 unit helikopter MH-60R Sirkosky buatan Lockheed Martin. 

Menteri Pertahanan Chiu Kuo Cheng mengatakan kepada parlemen harga helikopter tersebut di atas kemampuan Taiwan.

"Harganya terlalu mahal, di luar jangkauan kemampuan negara kita," katanya, dikutip dari Reuters, Kamis (5/5/2022).

Selain itu, lanjur Chiu, pemerintah juga menunda pembelian artileri Howitzer Self-Propelled Medium M109A6 dan rudal anti-pesawat Stinger.

Stinger buatan Raytheon Technologies sangat diminati dalam perang Ukraina, digunakan untuk merontokkan pesawat-pesawat Rusia. Oleh karena itu, AS mengurangi pasokan untuk negara lain karena kebutuhan yang tinggi di Ukraina.

Meski demikian Chiu menegaskan pemerintah telah menandatangani kontrak pembelian Stinger bahkan membayarnya sehingga akan menekan AS untuk segera mengirimnya.

"Kita tidak melihat penjualan senjata sebagai masalah sepele dan kita punya rencana cadangan," ujarnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hebat! PT PAL Pangkas Waktu Produksi Kapal Perang 2 Tahun Jadi 6 Bulan

57 tahun lalu

Helikopter Angkut 8 Orang Jatuh di Hutan Sekadau, Evakuasi Terkendala Medan dan Cuaca

57 tahun lalu

Helikopter Hilang Kontak di Sekadau, Kopasgat TNI AU Diturunkan Cari Korban

57 tahun lalu

Ini Identitas 8 Penumpang dan Kru Helikopter Hilang Kontak di Sekadau

57 tahun lalu

Kronologi Helikopter Angkut 8 Orang Hilang Kontak di Sekadau Kalbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal