Gandeng UGM, Kulonprogo Targetkan 2030 Bebas Stunting

Kuntadi
Asisten I Setda Kulonprogo Jumanto saat kegiatan membahas bebas stunting 2030. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menargetkan tahun 2030 tidak ada lagi kasus anak stunting (zero stunting). Dalam pencegahannya, saat ini telah dibentuk kelompok kerja (pokja) untuk penanganan masalah stunting sampai di tingkat desa. Di mana dalam actionnya, pemkab bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Pokja ini sudah dimulai dari tingkat kabupaten dan akan terus sampai ke kecamatan dan desa,” ujar Asisten I Setda Kulonprogo Jumanto, Jumat (13/9/2019).  

Menurutnya, Pemkab Kulonprogo  telah menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) untuk pencegahan stunting. Mulai dari sosialisasi penanggulangan, pelacakan balita stunting hingga pembentukan Peraturan Bupati (Perbup) Kulonprogo Nomor 37 Tahun 2018 tentang Penanganan Stunting.

“Perbup-nya sudah ada, tetapi masih akan kami revisi agar target 2030 bebas stunting dapat tercapai,” katanya. 

Dia menjelaskan, ada lima pilar utama dalam penanganan stunting. Yakni komitmen dan disiplin pimpinan, serta kampanye nasional dan komunikasi perubahan prilaku.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

57 tahun lalu

Emosi Tim Voli yang Didukungya Kalah, Pemuda di Kulonprogo Tikam 2 Suporter Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal