Film Dusner Karya Mahasiswa UMY Juarai Festival Film Pendek Kemendikbudristek

Kuntadi
Film Pendek berjudul karya mahasiswa UMY meraih juara pertama Festival Film Pendek Berbahasa Daerah tahun 2022. (foto: istimewa)

Sutradara film Dusner, Yusuf Hayy mngatakan pembuatan film ini membutuhkan waktu 1,5 bulan. Setidaknya ada 30 orang yang menjadi kru dalam proses produksi. 

Bahasa daerah Papua yang diangkat karena adanya keresahan timnya atas banyaknya bahasa daerah yang mulai punah di Indonesia. 

“Film ini diangkat dari riset tim kami yang menemukan bahwa banyak bahasa daerah di Indonesia sudah mulai punah apalagi bahasa daerah di bagian timur, salah satunya Bahasa Dusner ini,” katanya. 

Disamping itu, MM Kine Klub ingin mencoba tantangan baru dengan memakai bahasa yang mungkin banyak orang awam tidak tahu. Sedangkan cerita yang diangkat merupakan sebuah realita yang seringkali diabaikan masyarakat terkait punahnya bahasa daerah. 

“Film ini sebagai sindiran untuk masyarakat millennial yang sering abai terhadap bahasa daerahnya sendiri. Film ini untuk membuka mata masyarakat terkhusus anak muda untuk terus melestarikan bahasa daerahnya masing-masing,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dipasangi Lampu Jalan oleh Satgas Yonif 323 Kostrad, Kampung Wuloni Kini Tak Gelap Lagi

57 tahun lalu

Bikin Geram Kodam Cenderawasih, OPM Pembakar Honai Sebar Hoaks Tuduh TNI Pelakunya

57 tahun lalu

OPM Berulah di Belakang Koramil Moanemani, Bakar Honai Tempat Anak-Anak Sekolah

57 tahun lalu

UMY Jadi PTS dengan Guru Besar Terbanyak di Jogja

57 tahun lalu

UMS Keluarkan 8 Poin Maklumat Kebangsaan, Kritik Penggunaan Kekuasaan di Pemilu 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal