Dosen UGM Sebut Maraknya Aksi Klitih karena Dampak Covid-19, Begini Penjelasannya

Kuntadi
Foto Polisi melakukan olah TKP remaja korban klitih di depan Balai Kalurahan Banguntapan, Bantul (MPI/erfan Erlin)

Untuk mencegah terjadinya aksi ini, perlu diciptakan lingkungan yang positif. Perlu ada lingkungan yang memberi rasa aman bagi siswa untuk melakukan kegiatan sesuai dengan kodratnya sebagai manusia. Selain itu juga perlunya peran masyarakat dalam membangun kegiatan yang partisipatif. 

”Perlu membangun penalaran dan kesadaran anak, memperbanyak ruang refleksi dalam proses belajar dan mendorong anak untuk mengenali potensi, keunikan, serta emosinya,” katanya. 

Anak perlu banyak terlibat dalam kegiatan belajar yang berbasis masalah. Mereka harus didorong untuk melakukan aktivitas yang positif bagi masyarakat. Anak tidak boleh teralienasi dari masyarakat. 

“Belajar membangun rasa empati sejak muda, membuat mereka mengerti ilmu pengetahuan, keterampilan diri, dan kompetensi sosialnya bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Lampung Sikat 75 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 18 Hari, 95 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Operasi Besar Kejahatan Jalanan di Lampung! 95 Orang Ditangkap, Senpi hingga Granat Disita

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal