Bolehkah Wanita yang Sedang Haid Ziarah Kubur? Kupas Tuntas Mitos dan Fakta di Masyarakat

Komaruddin Bagja
Bolehkah Wanita yang Sedang Haid Ziarah Kubur? (Foto: Bambang Irawan)

Ziarah kubur bertujuan untuk melembutkan hati, yang dibutuhkan baik oleh pria maupun wanita.
Rasulullah ﷺ pernah mengizinkan Aisyah RA menziarahi kuburan saudaranya, Abdurrahman bin Abi Bakar.

Rasulullah ﷺ tidak menegur seorang wanita yang duduk bersedih di samping kuburan (HR. Bukhari dan Muslim).

Adapun hadis tentang laknat, dinilai lemah dan tidak bisa dijadikan hujjah karena 
terdapat rawi bernama Badzam Abu Shalih yang dinilai lemah oleh mayoritas ahli hadis.

Perhatian:

Wanita disyariatkan berziarah kubur asalkan tidak terlalu sering. Abu Hurairah RA meriwayatkan:

لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ زَوَّارَاتِ الْقُبُوْرِ

"Rasulullah ﷺ melaknat wanita yang sering berziarah kubur." (HR. Tirmidzi: 1056, Ibnu Majah: 1576, dinilai hasan oleh al-Albani dalam Irwa’ al-Ghalil: 762)

Kesimpulan

Hukum ziarah kubur bagi wanita diperselisihkan ulama. Pendapat terkuat adalah disyariatkan, namun tidak boleh terlalu sering. Wanita yang sedang haid tidak terhalang untuk berziarah kubur, karena tidak disyaratkan suci dari hadas kecil maupun besar saat berziarah.

Bolehkah wanita yang sedang haid ziarah kubur? Ternyata, soal hukum ziarah kubur untuk wanita ini ada banyak pendapat dari para ulama. Ada yang membolehkan, ada yang kurang setuju, dan ada juga yang melarang. Walaupun begitu, yang paling penting dari ziarah kubur itu adalah untuk mengingat kematian dan mendoakan orang yang sudah meninggal. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadwal Imsakiyah Kota Jambi Hari Ini 21 Februari, Lengkap Niat Puasa dan Waktu Salat

57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Ulakan Tapakis Sumbar Belum Mulai Puasa Ramadan, Tunggu Hilal Terlihat

57 tahun lalu

Ramadhan, Pemkot Batam Siapkan Sanksi Tegas bagi Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional

57 tahun lalu

Bosscha: Hilal 1 Ramadhan 1447 H Tak Bisa Diamati Hari Ini, Pengamatan Dilakukan Besok

57 tahun lalu

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 pada 18 Februari, Tarawih Pertama Selasa Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal