BEM Nusantara Jogja Turun ke Jalan Tolak Putusan MK Batasan Capres-Cawapres

Yohanes Demo
Sejumlah massa aksi menutupi wajahnya dengan poster Presiden Jokowi, Ketua MK Anwar Usman dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: iNews.id/Yohanes Demo)

Ada tiga tuntutan dalam aksi ini, pertama menuntut pemerintah untuk mengembalikan integritas MK atau mereposisi MK sebagai suatu lembaga yang memiliki integritas, kapabilitas dan akuntabilitas. Kedua menuntut dan menolak segala bentuk praktik-praktik politik dinasti. Terakhir, mereka menuntut pemerintah agar mencopot Anwar Usman dari jabatannya sebagai ketua MK.

"Kami ingin menyuarakan dan menyampaikan pesan ini kepada masyarakat nasional dan publik. Hari ini kami akan terus melawan dan semuanya anak bangsa kita memiliki hak untuk menjadi pemimpin bangsa tanpa adanya relasi kuasa atau mereka yang hanya memiliki hubungan keluarga di pemerintahan," ujarnya.

Menurutnya, praktik politik keluarga yang dipertontonkan oleh Presiden Jokowi saat ini telah menghambat anak-anak muda daerah untuk maju sebagai pemimpin. Padahal banyak putra-putri daerah yang jauh memiliki kapabilitas lebih dibandingkan Gibran.

"Dampak negatif dari putusan MK ini yang berhak menjadi pemimpin bangsa bukan putra daerah atau pelosok. Tetapi hanya mereka yang memiliki harta, relasi kuasa atau memiliki hubungan keluarga yang erat dengan pemangku kebijakan," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendidikan Gratis Belum Terimplementasi Setahun Pascaputusan MK, Binsar Simarmata Minta Kadisdik Medan Ambil Peran

57 tahun lalu

Aksi Demo Mahasiswa di Medan Memanas, Rantis Polisi Diadang Massa

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Putusan MK Soal Lembaga Independen Pengawasan ASN, Mensesneg: Kami Belum Terima Salinan

57 tahun lalu

Dilaporkan Hilang usai Demo Ricuh Agustus, Pria Cilacap Ditemukan Jualan Barongsai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal