BEM Nusantara Jogja Turun ke Jalan Tolak Putusan MK Batasan Capres-Cawapres

Yohanes Demo
Sejumlah massa aksi menutupi wajahnya dengan poster Presiden Jokowi, Ketua MK Anwar Usman dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: iNews.id/Yohanes Demo)

YOGYAKARTA, iNews.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara DIY menggelar aksi demo menolak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai batas usia calon presiden dan wakil presiden. Aksi ini digelar di seputaran Tugu Yogyakarta dengan orasi dan aksi teatrikal, Jumat (27/10/2023).

Dalam aksi itu, ada sejumlah mahasiswa yang menutupi wajahnya dengan poster muka Presiden Joko Widodo, Ketua MK Anwar Usman dan Wali Kota Solo sekaligus calon wakil presiden dari pasangan calon presiden Prabowo Subianto, yaitu Gibran Rakabuming Raka. Dalam poster itu, mereka menutupi ketiganya dengan tanda silang sebagai bentuk kekecewaan atas praktik politik saat ini. Tak hanya itu, juga ada aksi teatrikal mahasiswa yang mengecat rubuhnya serba putih bertuliskan MK yang juga disilang. 
 
Koordinator Daerah BEM Nusantara DIY Arya Dewei Prayitno mengatakan,aksi demo ini merupakan bentuk penolakan mereka terhadap keputusan MK terkait usia capres-cawapres. Apa yang dilakukan MK telah mencoreng lembaga yang diamanatkan menjaga konstitusi negara demi melanggengkan pemerintahan Jokowi dalam membentuk dinasti politik.

"Aksi ini kami lakukan untuk mengecam dan mengutuk keras segala bentuk praktik-praktik politik dinasti, yang itu buruk, jelek bahkan keji bagi proses demokrasi di Indonesia," ucapnya disela-sela aksi.

Menurutnya, keputusan MK itu tak lain hanya untuk memuluskan langkah putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk maju menjadi cawapres. Terlebih, Ketua MK yang notabene adalah paman dari Gibran menggunakan kekuasaannya untuk melobi hakim MK agar menerima gugatan batas usia capres dan cawapres.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pendidikan Gratis Belum Terimplementasi Setahun Pascaputusan MK, Binsar Simarmata Minta Kadisdik Medan Ambil Peran

57 tahun lalu

Aksi Demo Mahasiswa di Medan Memanas, Rantis Polisi Diadang Massa

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Putusan MK Soal Lembaga Independen Pengawasan ASN, Mensesneg: Kami Belum Terima Salinan

57 tahun lalu

Dilaporkan Hilang usai Demo Ricuh Agustus, Pria Cilacap Ditemukan Jualan Barongsai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal