Begini Asal-Usul Blangkon Gaya Surakarta dan Yogyakarta

Yohanes Demo
Abdi Dalem Keraton Yogyakarta mengenakan pakaian adat Jawa lengkap dengan blangkon. (Foto : Dok kratonjogja.id)

Konon blangkon berasal dari pengaruh budaya, Islam dan Hindu yang diyakini oleh orang Jawa. Orang Islam yang masuk ke Jawa terdiri dari dua etnis yakni keturunana Cina dari daratan Tiongkok dan para pedagang Gujarat.

Para pedagang Gujarat ini kebanyakan adalah keturunan Arab. Mereka selalu mengenakan sorban di kepalannya. Sorban yang terbuat dari  kain panjang dan lebar ini diikatkan di kepala mereka. Konon sorban para pedagang Gujarat keturunan Arab inilah yang sering menginspirasi orang Jawa untuk memakai ikat seperti mereka.

Namun terori lain menyebutkan jika pada zaman dahulu, iket kepala tidaklah permanen seperti sorban yang selalu diikatkan pada kepala. Namun adanya masa krisis akibat perang yang berkepanjangan membuat kain sulit didapatkan. 

Oleh karena itu para petinggi keraton meminta seniman untuk mengatasi hal ini. AKhirnya terciptalah bentuk kepala yang permanen dengan kain yang lebih hemat yang disebut blangkon.

Adupun tujuan dibuatnya blangkon gaya Surakarta maupun Yogyakarta adalah sebagai pelindung kepala, blangkon dipasang dikepala dan digunakan oleh kaum pria Jawa sebagai pelindung
dari sinar matahari, dan hujan. Kemudian blangkon juga sebagai kelengkapan pakaian tradisional Jawa. yang terakhir blangkon sebagai wujud keindahan, bentuk dan motif. Blangkon akan membuat pria Jawa lebih berwibawa dan berkharisma. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Jemaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Rodiah Asal Solo

57 tahun lalu

Momen Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Solo, Warga Antusias: Alhamdulillah Senang Banget

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,5 Guncang Bantul Jogja, Getaran Dirasakan Kuat hingga Solo

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Solo Surabaya, Pilihan Terbaik Hindari Macet Parah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal