Beban Orang Tua Berat, DPRD Kulonprogo Minta Pembelajaran Tatap Muka Digelar Terbatas

Antara
Komisi IV DPRD Kulonprogo melihat kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP 2 Nanggulan. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

“Saya rasa perlu ada PTM terbatas sangat diperlukan, sesuai zonasi. Karena anak di rumah juga lebih banyak bermain game,” katanya.  

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo Suharto juga mengharapkan Pemkab Kulonprogo segera melaksanakan PTM dengan menyesuaikan kondisi lingkungan. Kalau di wilayah setempat zona hijau, maka sekolah di wilayah setempat hendaknya diizinkan melaksanakan PTM. Saat ini pembelajar di pondok pesantren dan madrasah juga sudah berjalan. 

“PTM perlu dilaksanakan, dengan catatan kalau ada siswa yang sakit tidak boleh masuk,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ponpes Nurul Jadid Mesuji Dibakar Massa, Diduga Buntut Kasus Asusila

57 tahun lalu

Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ditutup Buntut Kasus Kiai Cabul, Begini Nasib 252 Santri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal