KULONPROGO, iNews.id – Komisi IV DPRD Kulonprogo berharap proses pembelajaran tatap muka (PTM) tetap dilaksanakan secara terbatas. Sistem pembelajaran secara daring sangat memberatkan orang tua dan kemampuan anak juga tidak maksimal.
“Masa pandemi jangan menjadikan semangat membekali pendidikan kepada anak berkurang. Transformasi ilmu harus tetap diberikan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kulonprogo Istana, Minggu (8/8/2021).
Dewan sudah sering mendapatkan keluhan dari orang tua dengan sistem pendidikan secara online. Belajar dari rumah (BDR) justru membebani orang tua. Mereka masih haris mencari nafkah namun juga memiliki beban mengajar anak. Sementara kemampuan ibu-ibu kepada anak juga sangat minim.
“Kondisi ekonomi sudah sulit, mereka masih dibebani mendidik anak,” katanya.
Pembelajaran tatap muka, sangat diharapkan oleh orang tua. Model pertemuan dengan fisik harus kembali dipertimbangkan. Apalagi saat ini seluruh tenaga pengajar dan staff juga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.