Sebelumnya, Bawaslu Sleman telah mengonfirmasi salah satu WNA yang ditemukan masuk dalam DPT. WNA berkewarganegaraan Jepang itu, tinggal di Berbah, Sleman. Namun, saat ditelusuri petugas Bawaslu ke rumahnya WNA tersebut sedang kembali negara asalnya.
Bawaslu hanya bertemu dengan anggota keluarganya dan mereka membenarkan nama dan NIK yang ditemukan KPU. “Bagaimana ini (WNA Jepang) bisa masuk akan kita detailkan dala pleno DPTb,” tandasnya.
Ketua Bawaslu Kulonprogo Ria Harlinawati mengatakan untuk sementara di Kulonprogo masih aman. Tidak ada nama dan NIK yang disinyalir merupakan WNA yang masuk dalam DPT. “Untuk sementara Kulonprogo aman. Kita terus lakukan pengecekan,” ucapnya.
Dia mengakui, sempat ada 12 nama yang disinyalir sebagai WNA masuk dalam DPT. Namun ketika dilakukan pengecekan ternyata sudah pindah kewarganegaraan menjadi WNI. “Memang kemarin sempat ada yang kita indikasi, tetapi oleh PPK dan panwas sudah kita cek dan menjadi WNI,” katanya.