Banyak Warga Miskin di Kulonprogo Tak Dapat Layanan BPJS Kesehatan

Kuntadi
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo. (Foto: Istimewa)

"Jadi, warga miskin yang butuh layanan kesehatan gratis tetap bisa dipenuhi melalui anggaran pemerintah," kata dia.

Melalui Dinsos P3A ini, kata dia, akan dialokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar. Dana ini sifatnya darurat dan hanya untuk menstimulasi pemeriksaan kesehatan.

Hasto juga meminta peserta BPJS dengan premi ditanggung pemerintah, namun kondisi ekonominya tergolong mumpuni, sebaiknya mengganti dengan kepesertaan mandiri.

"Nantinya kepesertaan akan dialihkan kepada warga miskin lain yang belum mendapat jaminan layanan kesehatan ini," ujar Hasto.

Wakil Ketua I DPRD Kulonprogo, Ponimin Budi Hartono, berharap Pemkab Kulonprogo aktif dalam mengakses dana pengganti jamkesda di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MHX Surabaya 2026 Hadirkan 20 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Layanan Wisata Medis

57 tahun lalu

Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik

57 tahun lalu

Yulius Patandianan Dorong Percepatan Fasilitas Kesehatan di Makassar demi Pemerataan Akses

57 tahun lalu

Ratusan Buruh Demo di Mojokerto, Tuntut Pengaktifan BPJS Kesehatan

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal