Warga yang menolak permintaan kedua narapidana, justru melaporkannya ke petugas rutan. Akhirnya kedua narapidana ini ditangkap di Dusun Blumbang, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo.
“Kami tidak mau mengantarnya malah kami laporkan ke rutan,” kata Mar.
Sementara Mar memberi tahu petugas rutan mengenai keberadaan napi atas nama Sutristiyanto. Saat itu, Mar yang tengah mencari sabitnya yang ketinggalan saat merumput di kebun jagung, bertemu dengan narapidana tersebut.
Tak hanya sempat meminta dipijit karena kakinya bengkak, Sutristiyanto juga meminta Mar untuk tidak melaporkan keberadaannya kepada petugas. Merasa ada yang tidak beres, ditambah beredar informasi tentang kaburnya beberapa narapidana, Mar akhirnya meminta tetangganya untuk mengantarkannya ke rutan.
“Saya kemudian bertemu pak Toyo yang seorang TNI, minta diantar ke rutan,” katanya.
Mar akhirnya melaporkan keberadaan Sutristiyanto kepada petugas rutan. Petugas yang menindaklanjuti laporan Mar dan dibantu warga akhirnya dapat meringkus Sutristiyanto di Dusun Beji, Desa Wates, Kecamatan Wates, Kulonprogo.
Pasca kaburnya lima tahanan dan kembali tertangkap, kondisi rutan tetap kondusif.