Balas Dendam, Houthi Serang Uni Emirat Arab dengan Rudal Balistik

Anton Suhartono
Pemberontak Houthi menyerang Abu Dhabi, UEA, dengan rudal balistik, namun berhasil dirontokkan (Foto: Reuters)

DUBAI, iNews.id - Pemberontak Houthi Yaman menyerang Arab Saudi dengan rudal balistik Senin (24/1/2022). Serangan ini diyakini sebagai aksi balas dendam Houthi atas serangan pasukan koalisi yang menewaskan 70 orang beberap waktu lalu. 

Dalam serangan terbaru itu, Uni Emirat Arab (UEA), bagian dari koalisi berhasil mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik Houthi, Senin (24/1/2022).

Sebelumnya Houthi menyerang dua lokasi di Abu Dhabi, UEA, pada 17 Januari lalu, yakni dekat fasilitas penampungan minyak ADNOC serta proyek perluasan bandara internasional. 

Serangan ke fasilitas minyak mengenai tiga truk tangki BBM, memicu ledakan dan kebakaran yang menewaskan tiga warga asing.

Setelah itu pasukan koalisi membalas dengan menyerang basis Houthi di Yaman menewaskan lebih dari 70 orang.

Nah, serangan Houthi terbaru ke UEA ini diyakini sebagai aksi balasan atas pengeboman tersebut. “Sisa-sisa rudal balistik yang dicegat jatuh di daerah terpisah sekitar Abu Dhabi,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan UEA, dikutip dari Reuters.

Surat kabar The National, mengutip keterangan warga, melaporkan adanya kilatan cahaya di langit Abu Dhabi sekitar pukul 04.30 waktu setempat.

Sementara itu stasiun televisi yang dikelola Houthi Al Masirah melaporkan, kelompok yang didukung Iran itu segera mengumumkan penjelasan rinci mengenai operasi militer terbaru. Bukan hanya UEA, Arab Saudi juga menjadi target serangan pada Senin.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Malang Kirim Pekerja Migran Ilegal Bertahun-tahun, Korban Disiksa di Arab Saudi

57 tahun lalu

Visa Petugas Haji Dibatalkan, Embarkasi Medan Pastikan Pelayanan Jemaah Tak Terganggu

57 tahun lalu

Wisatawan Arab Saudi Tewas usai Jetski Terbalik Diterjang Ombak di Palabuhanratu

57 tahun lalu

Kata Gubernur Bobby soal Penarikan Bantuan UEA untuk Korban Banjir Medan

57 tahun lalu

Wali Kota Medan Ungkap Alasan Tarik Bantuan 30 Ton Beras UEA bagi Korban Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal