Badai Covid-19 Hantam India, Tentara Dikerahkan Bantu Rumah Sakit

Sindonews
Syarifudin
Sejumlah jenazah korban virus corona atau Covid-19 dikremasi di sebuah lahan krematorium di New Delhi, India, Sabtu (24/4/2021). (Foto: Reuters)

Modi telah mendesak semua warga untuk mendapatkan vaksinasi dan berhati-hati di tengah apa yang dia sebut sebagai "badai" infeksi. Sementara rumah sakit dan dokter di beberapa negara bagian utara memasang pemberitahuan mendesak yang mengatakan mereka tidak dapat mengatasi arus masuk pasien.

Di beberapa kota yang paling parah terkena dampak, mayat-mayat dibakar di fasilitas darurat yang menawarkan kremasi massal.

Negara bagian selatan Karnataka, rumah bagi kota teknologi Bengaluru, memerintahkan penguncian 14 hari mulai Selasa, bergabung dengan negara bagian industri barat Maharashtra, di mana penguncian berlangsung hingga 1 Mei, meskipun beberapa negara bagian juga ditetapkan untuk mencabut langkah-langkah penguncian minggu ini.

Pengekangan tambal sulam, yang dipersulit karena adanya pemilu lokal dan pertemuan festival massal, dapat memicu wabah di tempat lain. Infeksi meningkat sebesar 352.991 dalam 24 jam terakhir, dengan rumah sakit yang ramai kehabisan pasokan oksigen dan tempat tidur.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Polda Bali Gerebek Markas Judi Online WNA India di Tabanan, Omzet Rp8 Miliar Per Bulan

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal