Dua dari 12 anak yang diamankan adalah RK dan RA. RK menjadi eksekutor pembacokan dan RA mengendarai sepeda motor. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti yaitu pedang, sabuk gear, dan juga motor yang dipakai.
“Kami masih lakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan status mereka selanjutnya,” jelasnya.
Dari keterangan RK, Kapolsek Gondomanan mengatakan kedua pelaku berkumpul di daerah Giwangan sebelum menjalankan aksinya. Mereka kemudian berkeliling kota.
Sampai di Jalan Brigjend Katamso, mereka diejek oleh seseorang yang tidak dikenal. Mereka tidak terima dan melakukan pengejaran. Mereka diduga salah sasaran dan mengira korban adalah rombongan orang yang dikejar.
“Pembacokan ini salah sasaran dan hanya berawal saling ejek di jalanan,” ucap Kapolsek Gondomanan.