8.000 Warga Bantul yang Berisiko Terpapar Covid-19 Dites Swab

Antara
Petugas Tes Swab Massal (Foto:iNews.id/Rachmat Kurniawan)

"Kemudian, menunggu hasil tes usap itu juga stresnya luar biasa, karena harus menunggu empat hari, tapi kalau ada mobil PCR kita tes usap, kemudian tinggal omong-omong siangnya sudah keluar, sehingga tidak sempat stres," katanya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan dari hasil sekitar 8.000-an tes usap itu, yang terkonfirmasi positif sesuai data hingga Jumat (9/10/2020) berjumlah 766 orang. Rinciannya, sembuh 662 orang, kasus positif meninggal 22 orang, sehingga pasien positif aktif yang masih isolasi ada 82 orang.

"Dari kasus yang meninggal itu, yang belum diketahui komorbid (penyakit penyerta) lima orang, itu karena sampai meninggal dokter penanggung jawab tidak tahu ada komorbid atau tidak, kemungkinan tidak pernah periksa juga bisa," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal