"Kemudian, menunggu hasil tes usap itu juga stresnya luar biasa, karena harus menunggu empat hari, tapi kalau ada mobil PCR kita tes usap, kemudian tinggal omong-omong siangnya sudah keluar, sehingga tidak sempat stres," katanya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan dari hasil sekitar 8.000-an tes usap itu, yang terkonfirmasi positif sesuai data hingga Jumat (9/10/2020) berjumlah 766 orang. Rinciannya, sembuh 662 orang, kasus positif meninggal 22 orang, sehingga pasien positif aktif yang masih isolasi ada 82 orang.
"Dari kasus yang meninggal itu, yang belum diketahui komorbid (penyakit penyerta) lima orang, itu karena sampai meninggal dokter penanggung jawab tidak tahu ada komorbid atau tidak, kemungkinan tidak pernah periksa juga bisa," katanya.