"Sebagian warga juga mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan," ujarnya.
Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ada empat mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan dari pos Induk, Sektor 1 Kasihan, Sektor 2 Banguntapan, Sektor 3 Imogiri dan TRC untuk melakukan penanganan dan pendataan.
"Jadi ada 4 mobil pemadam kebakaran yang kami kerahkan. Kebakaran berhasil dikuasai pukul 04.05 WIB,"ujar dia.
Akibat kebakaran ini, sebagian besar alat produksi rusak terbakar, di antaranya 4 Mesin geraji diesel, 4 unit Mesin oven kayu, 2 unit mesin pres kliner, 1 unit mesin gerenda duduk, 1 unit mesin sanyo, 8 unit Blower, 1 unit mesin diesel. Selain itu juga ada 93 lembar seng galvalum ukuran 6 meter, 15 karton lem, Besi plat rangka atap, kayu jati, 9.900 unit kursi siap jual.
“Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 04.10 WIB,” katanya.
Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber api yang membakar bangunan ini.