2. Pengangkatan butuh waktu tiga jam
Sri Mulyadi menceritakan, ketika penggalian, ujung ekskavator tiba-tiba menyentuh benda keras seperti besi. Namun, dia awalnya tidak mengira benda itu wajan raksasa.
Dia selanjutnya memeriksa dan terus menggali untuk memastikan benda yang ternyata terkubur cukup dalam di tanah. Dengan penggalian secara hati-hati, akhirnya wajan bisa diangkat. Prosesnya membutuhkan waktu lama hingga tiga jam.
"Ukuran wajannya besar dan tidak mungkin diangkat manusia. Jadi, kami angkat dengan berhati-hati," ujarnya.
3. Dikaitkan dengan cerita orang tua dulu
Warga setempat yang mengetahui penemuan wajan raksasa di persawahan mengaitkannya dengan cerita yang mereka dengarkan dari para orang tua. Dulunya, wilayah itu disebut menjadi tempat penampungan air untuk irigasi.
Air ditampung dalam wajan raksasa ini lalu dialirkan ke persawahan. Hanya saja, warga setempat tidak pernah melihat wajan seperti yang baru ditemukan itu karena hanya tahu dari cerita. Selama ini warga penasaran mengetahui cerita sebenarnya terkait wajan tersebut dan penampakannya.