4 Bulan Dibangun dengan Dana Rp50 Juta, Jembatan Sesek Sungai Progo Ambruk Diterjang Banjir

Budi Utomo
Warga menunjukkan jembatan bambu di atas Sungai Progo yang ambruk diterjang banjir. (foto: iNews.id/Budi Utomo

Jembatan ini dibangun swadaya masyarakat dengan bahan kayu dan bambu. Setiap musim kemarau, warga membangun jembatan ini, untuk memudahkan warga beraktivitas di kedua kabupaten. Anggaran pembangunan menghabiskan Rp50 juta. Begitu musim penghujan jembatan ini akan lenyap diterjang banjir.

“Kalau lewat Bendungan Sapon atau Kamijoro harus memutar. Ini lebih dekat dan dipilih warga,” katanya.

Tidak hanya jaraknya menjadi jauh, penghasilan warga pengelola jembatan juga hilang. Setiap harinya pengelola bisa mendapatkan hasil Rp1 juta dari setiap warga yang melintas. Mereka dipungut Rp2.000 sekali jalan untuk perawatan jembatan dan upah pekerja.

“Itu baru sekitar empat bulan dibangun sudah hanyut. Kalau membangun lagi paling tahun depan setelah hujan mereda,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inspiratif! Perjuangan Amirul Ramli Marbot Masjid Kini Jadi Lulusan Doktor UMY

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Bantul, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil

57 tahun lalu

Dugaan Pengeroyokan di Bantul, Polisi Temukan Fakta Berbeda

57 tahun lalu

Sapa Teman Berujung Pengeroyokan di Bantul, 5 Orang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Misteri Kerangka di Sungai Bedog Terungkap, Ternyata Warga Bantul yang Sempat Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal