4 Bulan Dibangun dengan Dana Rp50 Juta, Jembatan Sesek Sungai Progo Ambruk Diterjang Banjir

Budi Utomo
Warga menunjukkan jembatan bambu di atas Sungai Progo yang ambruk diterjang banjir. (foto: iNews.id/Budi Utomo

Jembatan ini dibangun swadaya masyarakat dengan bahan kayu dan bambu. Setiap musim kemarau, warga membangun jembatan ini, untuk memudahkan warga beraktivitas di kedua kabupaten. Anggaran pembangunan menghabiskan Rp50 juta. Begitu musim penghujan jembatan ini akan lenyap diterjang banjir.

“Kalau lewat Bendungan Sapon atau Kamijoro harus memutar. Ini lebih dekat dan dipilih warga,” katanya.

Tidak hanya jaraknya menjadi jauh, penghasilan warga pengelola jembatan juga hilang. Setiap harinya pengelola bisa mendapatkan hasil Rp1 juta dari setiap warga yang melintas. Mereka dipungut Rp2.000 sekali jalan untuk perawatan jembatan dan upah pekerja.

“Itu baru sekitar empat bulan dibangun sudah hanyut. Kalau membangun lagi paling tahun depan setelah hujan mereda,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Bantul, Pemotor Perempuan Tewas

9 hari lalu

Gandeng UGM dan UNY, Pembudi Daya Gurami di Bantul Kini Pakai Teknologi IoT dan Akuaponik

20 hari lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

20 hari lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

29 hari lalu

Liburan Berujung Duka, Bocah asal Muna Tewas Tenggelam di Kolam Renang Bantul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal