Aksi demo buruh ini diterima sejumlah anggota DPRD Sumut. Satu di antaranya Wagirin Arman. Dia menegaskan DPRD juga akan menolak omnibus law jika memang dianggap merugikan kaum buruh.
“Kami akan meneruskan apa yang menjadi aspirasi buruh hari ke pusat. Karena ini DPR yang memutuskan. Intinya, sepanjang UU itu merugikan buruh, maka kami menolak,” kata Wagirin.
Pantauan di lokasi, aksi unjuk rasa buruh ini sempat membuat kemacetan di kawasan Imam Bonjol dan Raden Saleh, Medan. Usai menyampaikan aspirasi dan diterima anggota dewan, para buruh membubarkan diri.