Hanan menduga pertarungan di Sumatera Utara hanya akan dilakukan oleh Bobby dan Edy.
"Kalau di antara Bobby dan Edy kalau salah satu tidak ada, maka yang tetap dalam simulasi itu akan dominan. Artinya kalau tidak ada Bobby maka yang dominan Edy Rahmayadi. Kalau tidak ada Edy maka yang dominan Bobby, jadi memang pertarungan di Sumatera Utara tampaknya dari dua nama itu," ujarnya.
Survei dilakukan terhadap 800 orang dengan menggunakan metode multistage dengan toleransi kesalahan (margin of error) 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Wawancara tatap muka dilakukan pada 7-17 Juli 2024. Kendali mutu hasil wawancara dilakukan secara random supervisor lapangan pada 20 persen total sampel, dengan kembali mendatangi responden terpilih.