"Melalui formulasi anggaran ini, saya yakin APBD Kota Medan 2022 menjadi stimulus percepatan dan perluasan pembangunan kota, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ucapnya.
Dia menambahkan, evaluasi kebijakan rancangan KUA/PPAS perubahan tahun ini dilakukan secara mendalam baik sisi pendapatan maupun belanja, terutama penanganan Covid-19.
"Pemkot Medan bersama DPRD Medan berkomitmen untuk mengoptimalkan pendapatan daerah guna mendukung kebutuhan pembangunan kota, dan tidak lagi menambah beban masyarakat," ujar Bobby.