“Mengenai adanya tersangka yang masih di bawah umur, kita tengah berkordinasi dengan pihak BAPAS,” ujarnya.
Sebelumnya, korban melaporkan kasus pemerkosaan ke Polres Tapanuli Selatan. Dalam keterangannya, remaja yang mengandung janin berusia 5 bulan tersebut menjadi korban pemerkosaan lima pria. Kasus pemerkosaan tersebut terjadi saat korbab mebghadiri acara hajatan pernikahan di tempat tinggalnya pada Agustus 2022 silam. Kala itu, dirinya dihampiri seorang membawa senjata tajam.
Pemerkosaan terhadap korban tersebut kembali terulang ke esokan harinya dengan pelaku yang berbeda. Bahkan, pemerkosaan terhadap korban tersebut terjadi hingga 5 kali. Kasus ini terkuak setelah pihak keluarga curiga dengan keadaan tubuh korban.