Hadi menegaskan, tim yang sudah dibentuk Kapolda Sumut dari Dit Reserse Narkoba dan Dit Reskrimum Polda Sumut terus melakukan pendalaman, dan hasil penyelidikan akan disampaikan secepatnya, jika sudah maksimal.
“Biarlah tim bekerja dulu. Nanti kalau sudah selesai dan lengkap faktanya, tentu akan disampaikan ke publik,” tegasnya.
Sementara disinggung soal adanya makam diduga korban dari penghuni kerangkeng tersebut, Hadi mengakui masih dalam penyelidikan.
"Saya belum dalam informasinya," ucapnya.
Sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, mengatakan Polda Sumut dan Komnas HAM akan terus melakukan investigasi memeriksa siapapun yang terlibat dalam tindak pidana kasus kerangkeng manusia tersebut.
Menurutnya, sejak kasus kerangkeng di rumah Bupati Langkat terungkap, jajaran Dit Reskrimum dan Dit Reserse Narkoba Polda Sumut telah melakukan penyelidikan serta pendalaman.
“Dari hasil pendalaman didapatkan fakta dan temuan, yang ternyata sama dengan apa yang menjadi fakta dan temuan dari penelusuran oleh Tim Komnas HAM,” ujarnya.