Pengelola Panti Asuhan Eksploitasi Kesedihan Anak di TikTok, Partai Perindo Minta Pemerintah Perketat Pengawasan

Dimas Choirul
Respons Partai Perindo terkait Pengelola Panti Asuhan Ngemis Online dengan Eksploitasi Anak (foto: Tangkapan Layar)

Hal lain yang perlu diatur, lanjut Yerry, adalah pengawasan dan persyaratan mendirikan panti asuhan. Jangan sampai membuka panti asuhan yang sebenarnya tugas mulia, justru dipakai menjadi ajang mencari keuntungan pribadi.

"Perlu ada regulasi tentang pendirian panti asuhan. Lalu ada pelaporan pertanggungjawaban keuangan dari pengelola panti asuhan," tutur Yerry.

Di sisi lain, Kementerian Sosial, Komisi Nasional Perlindungan Anak dan Lembaga Pemerintah terkait lainnya perlu proaktif meninjau dan mengayomi panti-panti asuhan.

"Karena banyak juga panti asuhan yang murni melayani anak-anak tidak mampu dan panti asuhan itu kekurangan dukungan keuangan. Jadi kami mendorong Pemerintah untuk lebih proaktif mengayomi panti-panti asuhan," ucap Yerry.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Mafia BBM, Rampeani Rachman Desak Pengawasan Ketat di SPBU Mimika

57 tahun lalu

600 Kapal Wisata Belum Berizin, DPRD Mabar Dorong Penataan Sektor Bahari di Labuan Bajo

57 tahun lalu

Partai Perindo Rampungkan Kepengurusan Kotamobagu, Bidik 3 Kursi DPRD

57 tahun lalu

Naik Perahu Jemput Aspirasi, Musa Naa Temukan Jalan Rusak dan Minimnya Layanan Dasar

57 tahun lalu

Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal