Pemuda di Madina Sukses Budi Daya Merpati Hias di Kala Pandemi Covid-19

Ahmad Husein Lubis
Pemuda di Madina sukses budi daya merpati hias di tengah pandemi Covid-19 . (Foto:MNC Portal/Ahmad Husein Lubis)

Irul mengatakan, usaha penangkaran merpati hias sebenarnya mudah dan tidak membutuhkan biaya besar. Selain itu, tidak ada perawatan khusus.

“Kondisi kandang saja yang bersih dan tidak lembab, serta pemberian makan teratur,” katanya.

Irul menambahkan, peminat burung merpati hias saat pandemi seperti sekarang ini justru semakin meningkat. Mereka tertarik membeli burung merpati hias karena keunikannya dianggap mampu menghilangkan stes.

Tidak hanya warga Madina, peminat burung merpati hias hasil budid aya Irul juga datang dari luar daerah seperti Medan, Pekanbaru, Padang hingga Kalimantan dan Bali.

Pemasaran burung merpati hias ini juga tak begitu sulit. Irul hanya memosting foto-foto burung merpati hiasnya di media sosial setiap hari.

Harga jual merpati hias juga relatif murah yakni mulai dari Rp100.000 hingga Rp1 juta bergantung bentuk corak dan keunikannya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Tambang Emas Ilegal di Tapsel, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina, 17 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Nekat Kabur saat Ditangkap, Kurir Ganja 27 Kg di Labusel Ditembak Polisi

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,9 Guncang Mandailing Natal Sumut

57 tahun lalu

Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal